Jumat, 18 November 2011


Pola Penulisan Action Script pada Button
Cara penulisan action pada tombol adalah sebagai berikut :
  1. Buatlah sebuah kotak dengan menggunakan rectangle tool. Anda juga bisa membuat rounded rectangle dengan memilih option rounded rectangle radius.
Seting dalam membuat kotak

  1. Buatlah static text “tombol” tepat diatas kotak yang sebelumnya telah kita buat, caranya klik text tool, kemudian buka properties dan atur jenis huruf, ukuran dan warna. Buka panel properties (apabila belum terbuka pilih menu window>properties). Pastikan option static text pada text type.
Text tool dan text properties

Bentuk tombol

  1. Seleksi kotak dan text tersebut, kemudian konvert menjadi symbol dengan dengan menekan tombol F8 (pilih menu insert>convert to symbol). Pilih button pada option behaviour dan ketikan tombol pada name.
Convert to symbol
  1. Double klik tombol tersebut untuk memasuki mode edit. Perhatikan dalam symbol bertipe button terdapat 4 frame yaitu up, over, down dan hit. Up menunjukan kondisi normal suatu tombol. Over menunjukan kondisi tombol saat mouse berada tepat di atasnya. Down menunjukan kondisi tombol saat ditekan dan Hit merupakan area penekanan (sensor) tombol tersebut.

Frame pada symbol button

  1. Klik frame over kemudian masukan keyframe dengan menekan tombol F6 (pilih menu insert>keyframe). Ubah warna dan ukuran tombol pada frame over tersebut. Untuk frame Down dan Hit biasanya bisa kita abaikan.

Penambahan keyfame pada frame over
Perbedaan warna dan ukuran antara frame up dan frame over

  1. Tekan tombol Ctrl-E untuk kembali ke Stage utama. Klik tombol dan dalam kondisi tombol terpilih buka panel action( tekan F9 atau klik menu
Text Box: on (release){
// menampilkan pesan pada output panel saat tombol ditekan
trace(“tombol ditekan”);
}windows>action apabila panel action belum terbuka dan pastikan mode  penulisan adalah mode expert jika menggunakan flash MX atau Flash 8). Kemudian ketikan script sebagai berikut :

action pada button

7. Jalankan movie dengan menekan tombol Ctrl+Enter. Tekan tombol tersebut,
maka akan mucul tampilan “tombol ditekan” pada output panel. Tekan tombol
Ctrl+W untuk kembali ke stage
Jaringan Komputer
SETTING JARINGAN KOMPUTER
Definisi Jaringan :


Jaringan  komputer  adalah  sekumpulan  peralatan  komputer  yang
dihubungkan agar dapat saling berkomunikasi dengan tujuan berbagi
sumber daya (seperti file dan printer).
Agar jaringan dapat berfungsi, dibutuhkan layanan-layanan yang
dapat mengatur pembagian sumber daya.
Dibutuhkan aturan-aturan (protocols) yang mengatur komunikasi dan
layanan-layanan secara umum untuk seluruh sistem jaringan.








Modul Setting Jaringan Komputer

1

Jaringan Komputer
INSTALASI JARINGAN
1. Memasang kabel jaringan
a. Siapkan kabel jaringan UTP , Jack RJ-45 dan tang Crimping.







Tang Crimping

Kabel UTP

Urutan Pin RJ-45

b.   Setelah kabel UTP dikupas, terdapat delapan buah kabel
berwarna yang akan dipasang pada RJ-45.
c.   Kabel Patch atau Straight-throught
Setting kabel Patch, masing-masing kabel bertemu dengan
warna yang sama, setting ini digunakan untuk menghubungkan
PC ke Hub atau PC ke Switch












Modul Setting Jaringan Komputer

2

Jaringan Komputer
d. Kabel Cross-over
Setting kabel Cross-over, masing-masing kabel bertemu dengan warna yang berbeda, pemasangan kabel ini digunakan untuk menghubungkan jaringan antar 2 PC tanpa melalui Hub atau Switch, menghubungkan Hub ke Hub atau Switch ke Switch













Modul Setting Jaringan Komputer

3

Jaringan Komputer
e. Komponen Jaringan
-        Hub adalah komponen jaringan yang memiliki colokan (port-port) yang berguna untuk menyatukan kabel-kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain.
-        Brigde digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan yang terpisah walaupun menggunakan media penghubung dan model atau topologi berbeda.
-        Switch bentuk dan fungsinya sama dengan hub, bedanya switch lebih pintar karena memiliki kemampuan untuk mentransfer data hanya pada port yang dituju saja, berbeda dengan HUB yang mem-broadcast ke semua port yang dimiliki termasuk port tempat data tersebut berasal. Hal inilah yang membuat switch lebih cepat dalam mentransfer data dengan penggunaan bandwidth 100%, tidak terbagi untuk broadcast.
-        Router memiliki kemampuan untuk menyaring atau memfilter data yang lalu lalang di jaringan berdasarkan aturan atau protocol tertentu.
-        Kartu jaringan Ethernet (NIC=Network Interface Card)



Kabel UTP

Switch Hub

Ethernet



Modul Setting Jaringan Komputer

4

Jaringan Komputer
2. Setting Komputer jaringan
Kabel jaringan dengan RJ-45 yang telah dibuat, dipasang pada komputer untuk akses jaringan melalui Hub/Switch seperti pada gambar di bawah ini.



Biasanya komputer yang ada di pasaran sekarang memiliki konektor RJ-45 yang dapat digunakan untuk berhubungan dengan komputer lain (jaringan).
Dengan menggunakan kabel jaringan yang telah dipasang RJ-45, beberapa komputer dapat dihubungkan melalui Hub.



3. Setting Komputer Jaringan Untuk Intranet a. Komputer Server
Pastikan komputer sudah terpasang kartu jaringan Ethernet. Jika belum ada, pasang sebuah kartu jaringan Ethernet pada komputer yang akan dijadikan sebagai PC Web Server Intranet.


Modul Setting Jaringan Komputer

5

Jaringan Komputer
Setting TCP IP
Setting jaringan kita lakukan setelah jaringan lokal komputer sudah kita satukan dengan pengkabelan, misalnya seperti gambar berikut :




Untuk melakukan setting TCP/IP Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut :
1. Klik Start All Program Connect To :

"b^ Microsoft Visual Basic 6.0

l^p, ConnectTo

frl *[1" Wireless Network Connection



Printers and Faxes

^ Show all connections



fj. Internet Eh;

l?J Help and Support

lukan setting TCP IP  An da dap it
All Programs    w
*i Start              13 JARINGAN KQMPLrTE,,,          it'  unBUed -
2. Pilih Show All Connections sehingga muncul dialog sebagai berikut :

Modul Setting Jaringan Komputer

6

Jaringan Komputer




3. Pilih dan double klik Local Area Connection
Maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini :




4. Klik Internet Protokol(TCP/IP) untuk server, isikan ip addressnya.

Modul Setting Jaringan Komputer

7

Jaringan Komputer




5. Klik Internet Protokol(TCP/IP)
Untuk Client 01 dengan IP = 192.168.0.2 Untuk client 02 dengan IP = 192.168.0.3 Untuk client 03 dengan IP = 192.168.0.4




Untuk setiap client Subnet mask dengan angka yang sama 255.255.255.0
Abaikan Default gateway dan DNS Server 6.   Kemudian klik OK

Modul Setting Jaringan Komputer

8

Jaringan Komputer
Setting Computer Name dan Workgroup
1. Klik kanan mouse pada icon My Computer di desktop, klik Properties. Maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini :




2. Selanjutnya klik tab Computer Name dan untuk mengubah nama komputer dan workgroup klik Change

Modul Setting Jaringan Komputer

9

Jaringan Komputer
3. Pada Computer Name tuliskan nama komputer Server untuk Intranet ini, misalkan kita beri nama : www.server.com dan pada workgroup kita beri nama : INTRANET




4. Selesailah sudah Anda melakukan setting TCP/IP, memberi nama komputer dan workgroup dan siap melakukan testing koneksi dengan Jaringan LAN

Modul Setting Jaringan Komputer

10

Jaringan Komputer
Menguji Koneksi Jaringan
1. Untuk memastikan setting ip address sudah dikenal oleh sistem operasi lakukan dengan membuka Klik All Program pilih Accesories -> C: Command Prompt, selanjutnya tuliskan IPCONFIG dan enter seperti gambar berikut ini
C:S>ipconfig
Windows  IF Configuration

Ethernet adapter Local Area Connection:
Media disconnected
Media State................................... :  W
Ethernet adapter Wireless Network Connection:
Connection-specific DNS Suffix    .
192.168.0.1
IP Address.....................................
Subnet Mask ...................................
Default Gateway ....................

2. Kemudian lakukan tes koneksitas jaringan dengan menggunakan perintah PING. Misalnya dari komputer Server ke Clien 01 yang mempunyai IP Adress192.168.0.2
■C:s>ping 192.168.0.2
'inging 192.168.0.2 with 32 bytes of data:
Reply from 192.168.0.2:          bytes=32     tine<lns     IIL=128
Reply from 192.168.0.2:          bytes=32     tine<lns     IIL=128
Reply from 192.168.0.2:          bytes=32     tine<lns     TTL=128
^eply from 192.168.0.2:          bytes=32     tine<lns     TIL=128
Jing statistics for 192.168.0.2:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 <0X loss), Ipproximate round trip tines in nilli-seconds:
Mininun = 0ns, Maximum = 0ns, Auerage = 0ns

Modul Setting Jaringan Komputer

11

Jaringan Komputer
Tanda bahwa komputer sudah terhubung dengan baik, maka akan muncul pesan Replay from 192.168.0.2 bytes=32 time<1ms TTL=128. Sedangkan jika koneksi gagal maka akan muncul pesan Request Timed Out seperti pada gambar berikut ini :
!!:S>ping 192.168.0.2 inging 192.168.0.2 with 32 bytes of data:
equest timed  out
tequest timed  out.
Request timed  out.
Request timed  out
'ing statistics for 192.168.0.2:
Packets: Sent = 4, Received = 0, Lost = 4 (100X loss),
10. Anda juga dapat melakukan dengan membuka browser internet, seperti Internet Explorer atau Mozilla Firefox seperti pada gambar di bawah ini :




Atau dengan memanggil nama komputer server, misalkan nama computer yang sudah diberikan tadi : www.server.com






Modul Setting Jaringan Komputer

12

Jaringan Komputer
11.   Setelah terbuka maka browser akan menampilkan tampilan :




12.       Jangan terkejut dengan tampilan di atas! Halaman tersebut akan muncul karena kita belum melakukan setting web server pada komputer server.
13.       Selanjutnya lakukan Instalasi Web Server. Jika Web Server dan Program Website Sekolah sudah diinstall, maka akan muncul tampilan website sekolah seperti berikut ini :






Modul Setting Jaringan Komputer